Archive for August, 2006

Wednesday, August 30th, 2006

The orange flames burns out the heart

It comes up to the sky slowly

And disappear within clouds

The blue light gulp up the eyes

Along with the pink burst of love

Shadows keep following the feeling

And it darken the sight

It has lost into strange places

And broken into pieces

No glues can bonds the part

It’s gone

And will never be come out

Again..!

No need a brainy to solve the mystery

Since all I felt just a misery

Please bring back my days

With no broken and spoil    

Dreaming

Wednesday, August 30th, 2006

I was dreaming all this time

Lived a life in a perfect rhyme

Being loved and fall in love

While hoping it will be as white as a dove

The questions was haunting

Whether that was a real or lying

Avoid the darkness

Just to win the tenderness

I just woke up a couple of minutes ago

And it shocked me that you were just my alter ego

You are not real

And that’s the fact that I should deal

Loving you was tiring

But to see the fact was also hurting

Can’t throw what I should throw

Coz loving you makes me want to see tomorrow

Even though I’m still in sorrow

Losing you made my heart hollow

Thank you for letting me hurt

Coz it means that I am still alive..!!!

Kenapa jadi Durian yang Salah?

Wednesday, August 30th, 2006

7 Aug 06

Ternyata dulu waktu gw kecil katanya gw seneng banget sama yang namanya “DURIAN”, how come….??? Kenapa gw enggak inget sama sekali ya kalau pernah suka sama buah yang sekarang bisa bikin gw mual dan pusing dengan hanya mencium baunya. Mungkin ada satu peristiwa atau kejadian yang bikin gw jadi menghindari banget buah yang kata hampir semua orang buah teruueeennaaakkk sedunia.

Sama seperti gw yang jadi tiba2 benci sama “ROTI ISI KELAPA”. Dulu kejadiannya terjadi sebelum kepergian Eyang Kakung gw. Enggak tau kenapa siang itu gw rebutan “ROTI ISI KELAPA” yang dibeli sama Eyang sendiri, dulu itu mungkin memang Eyang Cuma bercanda tapi gw sempet marah, sampai pada malam harinya, dia pergi… selamanya dan buat anak sekecil gw yang begitu disayang dan menyayangi dia, menjadikan itu satu trauma yang gw sendiri tidak sadari.

Banyak sekali kejadian2 yang mungkin terjadi tanpa kita sadari dan menjadikan itu suatu hal yang nantinya akan kita benci atau kita hindari, dan sekali lagi gw bilang, mungkin ini tidak akan kita sadari.

Itu terjadi sama gw. Berkali-kali, dan tidak sekalipun gw sadari. Setelah gw meluangkan sedikit waktu untuk melihat lagi apa yang sudah terjadi selama ini (entah dengan berbagai cara gw melihat lagi kebelakang), gw mendapatkan jawaban, BODOH…!!!. Itu jawaban satu-satunya yang gw rasa masuk akal.

Setelah sekian tahun gw mendedikasikan hati gw, seperti layaknya seorang guru mendedikasikan waktunya untuk muridnya tercinta, hanya kehampaan yang gw terima, karena ada sesuatu yang tiba2 menjadikan kebencian bagi gw. Perasaan takut sepi dan marah pada apa yang sudah terjadi membuat gw membuang semua hal yang baik dari diri gw sendiri. Membuang satu2nya akal sehat yang gw punya. Membuang semua kesempatan emas yang gw dapatkan dan membuang semua cinta yang ditujukan pada diri gw.

See, benar kan apa yang gw bilang barusan, kalau jawabannya hanya, BODOH..!?

Tapi gw tidak akan melimpahkan semua kesalahan pada satu frase kata kalau kita manusia yang tidak sempurna. Ya, memang kita tidak sempurna, tapi semua itu terjadi karena gw yang memulai dan gw yang menciptakan. Kita tidak bisa menyalahkan pada tanah yang buruk sehingga hasil yang dibuat oleh tukang tembikar itu jelek. Tapi bukannya semua itu juga tergantung pada keahlian tukang tersebut untuk membuat sesuatu yang indah dari hal yang buruk sekalipun?

Gw terlalu naïf untuk melihat segala sesuatu hanya berdasarkan apa yang mau gw lihat. Gw tidak menyadari ada hal-hal lain yang menjadi faktor pendukung atas segala hal.

Matilah kau Dengan Tenang

Wednesday, August 30th, 2006

30 August 2006

Apa yang kucari selama ini? Duduk kembali aku ditempat dulu biasa kita bertemu. Duduk untuk kemudian tertawa bersama, bercerita, bahkan mungkin untuk beradu mulut. Ah, ingatan itu tidak pernah bisa hilang, ia tetap mengikutiku seperti bayangan, hanya saja, sebuah bayang akan hilang jika sinar datang. Tapi tidak dengan bayangan ini, terang pun tidak pernah bisa punya arti yang penting baginya.

Kutatap lagi orang yang bisa kujangkau dengan pandangan mataku, semuanya tampak sama, sepertinya itu sudah merupakan satu pola yang sudah di hak patenkan. Semua sama, tapi tidak dengan keadaanku. Kembali ku layangkan pikiranku, jauh kebelakang, disaat mana aku bisa mencintai hari, disaat mana aku bisa tertawa dan berdebar. Kedengarannya aku jadi seperti penyair gagal yang ditolak oleh pihak penerbit.

Seolah-olah gambaran jelas hadir di depanku, saat aku masih bisa merasakan semuanya. Sekarang hilang ditiup angin, entah kapan angin itu akan bertiup kembali ke sebelahku.

Semua kata-katamu berubah menjadi ujung tombak bagiku sekarang. Ingin kulempar kau jauh-jauh untuk kemudian mati dan membusuk. Tapi sekali lagi, kedengarannya aku jadi seperti penjahat kacangan yang di hukum layaknya pembunuh berantai.
Inginnya aku menyangkal semua yang keluar dari otakku, tapi semua itu terhalang oleh tahun-tahun yang sudah kita lewati bersama.

Aku buta dan menjadi gelap, hatiku keruh dan tidak lagi bisa dikenali. Hanya pandangan kosong yang ada setiap aku mengingat kembali semuanya.
Buang saja buku hidup mu, selesai sudah semuanya. Tapi satu kata yang ingin ku ucapkan sebelum kau mati, “Mengapa?” Dan kau dapat mati dengan tenang.

Another nice words….ihik bagus nekkk….!!!

Wednesday, August 16th, 2006

Here goes another beautiful words ,or should I say poem, from a friend of mine which I mentioned before. Thanks to : "A.K Bachtiar" raideronastorm@yahoo.com

thing thats enough Ira…last question, may I be Ur
friend? will U except my humble poem for U??

My sweet beautiful angel.
Sent to earth from above.
I am so grateful to have found you,
and I give you all my love.

You must have come from heaven,
because your beauty is not of this world
When I look at you my heart begins to beat,
and I begin to live for the first time

Your sweet angelic voice,
continuously rings in my ears.
With you near me, with me,
there is nothing I fear.

Whenever we are together,
You shine with a heavenly glow.
Your beautiful angel face,
raises me up from feeling low.

Yes, heaven is missing an angel,
because you are here with me.
You are a sweet, beautiful angel,
and I will love you for eternity!

My answer is: of course I’d love to be your friend, coz your poem is beautiful as always.

Nice words….

Saturday, August 12th, 2006

I don’t know where to start, tapi ini tiba2 ada di email gw.

Enggak tau dia kenal gw dari mana tapi nice words, absolutely beautiful dan tepat waktu…. here goes the words:

In the moonlight
When the shadows play
When the thought of what could happen
Takes your breath away
Sighs and whispers
Quiet laughter in the air
Unspoken invitations everywhere

In the moonlight
All the words you say
Make it relatively easy
To be swept away

In the half-light
Can we trust the way we feel
Can we be sure that anything is real?
Stars keep secrets as they wander
in-discretely
And the echoes of a song go drifting by

We must be careful not to lose our way
completely
Or the magic that we see here
We can’t be sure will be here In the morning
With the moon away
And if in each other’s arms
Is where we’re meant to stay
In the love-light
When our eyes have grown accustomed to the daylight
We’ll see what waits for us to share
For all the things we’ve dreamed of in the moonlight
Will be there

Ada lagi terusannya dilain email:

and please…
> > > >
> > > > Even when the darkest clouds are in the sky
> > > > You mustn’t sigh and you mustn’t cry
> > > > Spread a little happiness as you go by
> > > > Please try
> > > >
> > > > What’s the use of worrying and feeling blue
> > > > When days are long keep on smiling through
> > > > Spread a little happiness till dreams come
> true

Thanks to: "A.K Bachtiar" <raideronastorm@yahoo.com>
Your email always be my favorite…….