Another conversation with Shadow

…….

….

Shadow (8/31/200510:01:05 AM): kamu terlalu romantis

oktavira_g (8/31/200510:01:19 AM): bukannya terlalu gampang di begoin?

Shadow (8/31/200510:01:56 AM): justru itu saking terlalunya romantis sampai kehilangan kontrol

Shadow (8/31/200510:02:34 AM): romantis itu sifat yang mendambakan sesuatu dan menutup mata atas semua realitas

Shadow (8/31/200510:03:06 AM): forget him and back down to the earth

Shadow (8/31/200510:03:36 AM): saran gue sih

oktavira_g (8/31/200510:05:44 AM): hmmm itu kayaknya saran semua temen2 gw

oktavira_g (8/31/2005 10:06:15 AM): karena dia memanfaatkan gw gitu?

Shadow (8/31/2005 10:06:51 AM): yup

Shadow (8/31/2005 10:07:17 AM): aku sih percaya ’siapa yang nanam padi akan tumbuh padi’

Shadow (8/31/2005 10:07:20 AM): sebuah hukum alam

Shadow (8/31/2005 10:07:41 AM): suatu saat nanti kita semua akan menuai apa yg kita kerjakan skrg

oktavira_g (8/31/200510:07:45 AM): trus konteks ke guenya gimana?

Shadow (8/31/200510:08:12 AM): kita berbuat baik, mudah2an dapat baik

oktavira_g (8/31/200510:08:16 AM): amien

Shadow (8/31/200510:09:20 AM): kita nyusahin org pasti akan disusahin org

….

…..

…..

bla..bla..bla…

percakapan diatas membuatku melayangkan satu lembar surat yang mungkin tidak akan pernah sampai ke penerimanya:

I have to let you go, no matter what, I should firm and let you go. Don’t ever back to my life, ever! God, please don’t let him back and ruin my life… please, I miss him so much but I want him out of my life.

Melupakan dan dilupakan, semudah membalikkan telapak tangan kah? pastinya tidak! mungkin seperti membalikkan gunung api besar. huh! berlebihan…

Leave a Reply